salam🙂

Selalunya apabila kita di timpa bencana, masalah atau kecelakaan kepada harta benda dan insan yang di sayangi kita pasti akan sedih, kesal atau murung dan menangis..,

Sifat fitrah ini adalah gambaran kepada maksud CINTA.

iaitu cinta kepada harta mahupun insan tersayang sangat sebati dan jika terpisah secara paksa ( samada harta itu di curi atau orang yg di sayang berlalu pergi )kita akan sedih, murung menangis dan hilang pedoman.(Ada juga yg mengambil salah dengan membuat perkara yang terlarang seperti membunuh diri dalam melalui situasi seperti ini)

HAKIKATNYA, meletakkan Darjat ketinggian CINTA melebihi dari kecintaan kepada ALLAH dan RAsulnya adalah perkara yang salah dan sangat di murkai oleh Allah.

Cinta yg padu kepada Allah dan Rasul adalah benteng kepada setiap dugaan(musibah) dan ujian yang di datangkan oleh Allah kepada kita,

Kenapa Allah menguji umatnya ?

Apabila Allah hendak meningkatkan darjat kita di sisiNya maka Allah akan turunkan ujian kepada keimanan kita atau tahap cinta kita kepadaNya dan kekasihNya. Bukan sahaja kita malahan Nabi dan para Rasul juga di uji oleh Allah oleh itu mari kita melihat ayat Al Quran ini.

Al Baqarah ayat 124″(ingatlah) ketika Ibrahim di uji oleh Tuhanya dengan beberapa kalimat(perintah) lalu di turuti segala perintah itu. Berkata Allah:Sesungguhnya aku angkat engkau (ya Ibrahim) menjadi imam (pemimpin) bagi manusia. Berkata Ibrahim:(begitu juga hendaknya) dari anak cucuku. Berkata Allah: Tetapi orang orang yang Zalim tiada mendapat penjanjian Ku ini”

Nabi Ibrahim antara 5 nabi Ulul Amri, yg di uji berat oleh Allah.

Allah memberikan darjat IMAM kepada Nabi Ibrahim setelah Baginda lulus dalam setiap ujian ( ketika itu Nabi Ibrahim telah di beri gelaran Nabi Rasul serta kekasih Allah) Jelaslah gelaran IMAM ini adalah darjat yg tinggi dari Allah kerana ia memerlukan menjadi pemimpin dalam memimpin manusia.

MANAKALA orang orang yang ZALIM dari keturunan Nabi Ibrahim tidaklah layak menjadi IMAM seperti di janjikan oleh ALLLAH melainkan yg baik baik sahaja.

Siapakah orang yg Baik itu dan apakah definasi Baik?

1)Bermula Jahat akhirnya baik = Orang yang Bertaubat

2)Bermula Baik akhirnya Jahat = Orang yang Berdosa

3)Bermula Baik akhirnya Baik = Orang yang Baik

Maka orang yang golongan no 3. adalah maksud ayat Allah untuk memimpin umat manusia sehingga ke akhir zaman Khasnya setelah wafatnya Rasul yg kita Sayangi. Selain dari itu ianya tidak di iktiraf oleh Allah, mungkin sebahagian manusia sahaja yg akui atas sebab sebab duniawi. Seperti yg di nyatakan oleh Rasul dalam Hadist di bawah ini;

Erti pemimpin dalam definasi Rasullullah

“Siapa yang ingin hidup seperti hidupku dan wafat seperti wafatku serta masuk ke surga yang telah dijanjikan kepadaku oleh Tuhanku yaitu Jannatul Khuld, maka hendaklah ia berwilayah (berpemimpin) kepada Ali dan keturunan sesudahnya, karena sesungguhnya mereka tidak akan mengeluarkan kamu dari pintu petunjuk dan tidak akan memasukkan kamu ke pintu kesesatan.”
-Hadist Riwayat Shahih-

wassalam🙂

About fzfain88

islam. moderate. programmer. did all because allah. :)

As salam. Hi. Leave a Comment?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s